• Artikel Lomba Blog UII: Bagaimana Menjadi Perguruan Tinggi Idaman Masyarakat
  • Lomba Blog UII
  • Lomba karya Tulis PTPN VII
  • Profil Mendiknas kita yang baru
  • Manisnya Berbuka Puasa Bersama Alumni Teknik Komputer Angkt. 2001
  • Peranan TIK Guna Mendukung Proses Pembelajaran di Lingkungan Pendidikan
  • Kilas Balik Jambore 1000 PTK-PNF
  • Perancangan IR Receiver Sebagai Optimasi Pengontrolan Multimedia
  • Upgrading Wifi to WiMAX
  • Dongeng PAUD : Si Dogi dan Si Ciko yang Sombong, Malas & Bodoh
  • Sepenggal Cerita “Saya” dan “Masyarakat ACEH” Tentang Life Skill
  • Peranan TIK Guna Mendukung Proses Pembelajaran di Lingkungan Pendidikan
  • Peranan Life Skill Untuk meningkatkan Keterampilan Masyarakat
  • Kegiatan Penting Dalam Capaian Sepuluh Keberhasilan Direktorat PTK-PNF
  • Kilas Balik Jambore 1000 PTK-PNF
  • Meriah Gebyar Jamobore PTK-PNF Tingkat Provinsi
  • Facebook Jambore PTKPNF 2009 Pengelola IT
  • Meriah Gebyar Jamobore PTK-PNF Tingkat Provinsi
  • Mahasiswa Teknokrat Kembali Jadi Pemateri di SNATI
  • Facebook Jambore PTKPNF 2009 Pengelola IT
  • 12 Tahun Bukan Akhir dari Perjuangan
  • Office Go Open Source
  • Pemenang Supersemar Award 2009
  • Call for Papers JLSCM Vol.2 Ed.2
  • Programming Competition Session 2009
  • Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2009 (SNATI 2009)
  • Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Fak.Teknik UISU - Medan 2009
  • Call Paper Seminar Nasional Kepemimpinan yang Berperspektif Gender
  • Teknokrat Wisuda 798 Lulusan
  • Tahun ini Saya Tidak Ikut Wisuda
  • Lounching Dadakan Forum Alumni Teknokrat
  • Andre, Juarai Acer Intel E-Learning Competition 2008
  • Pentingnya Sebuah Wadah Alumni
  • Ketika Mahasiswa Memprotes Dosen
  • Tips Menjadi Mahasiswa Sukses
  • Trik Dalam Mengerjakan Skripsi
  • Cara Menilai Makalah
  • Apa sih Beda Information Technology dengan Computer Science?
  • Daftar Universitas dan Perguruan Tinggi di Indonesia
  • ITS Juara Abu Robocon 2008
  • Daftar Sekolah di Lampung
  • Dosen : Pengendalian PC dengan Remote Control : Syaiful Ahdan, S.Kom
  • Dosen : Pengembangan Website BPKB Lampung : Syaiful Ahdan, S.Kom
  • Dosen : Tata Kelola Asuransi Secara Online : Iwan Purwanto, S.Kom,MTI
  • Dosen : Pemanfaatan E-Education Untuk Pembelajaran : Iwan Purwanto, S.Kom,MTI
  • Dosen : Upgrading Wifi to Wimax BWA : Syaiful Ahdan, S.Kom
  • Dosen : Rancang Bangun Media Pembelajaran TOEFL Berbasis WEB : Darmini, S.Kom
  • Dosen : Sistem Pendistribusian dan Pemasaran Semen Holcim pada PT Swadaya Sentosa Karyaprima Cabang Lampung : Rohimah, S.Kom & Ita
  • Dosen : Sistem pemberian surat peringatan Kepada karyawan pada PT great giant pineapple lampung tengah : Rohimah, S.Kom & Eka Vera Susanti
  • Dosen : Sistem informasi klaim asuransi kendaraan Bermotor pada PT Federal International Finance Cabang Lampung : Rohimah, S.Kom & Tetty Werdiny
  • Dosen : Sistem komputerisasi pelaporan penetapan pajak Kendaraan bermotor roda empat pada Kantor Samsat Raja Basa : Rohimah, S.Kom & Mona Nirmala
  • Dosen : Pemanfaatan E-Education sebagai sarana Pembelajaran dalam bidang komputer : Rohimah, S.Kom & Paradhiksa Abdhi Negara
  • Dosen : Sistem pembayaran spare part indirect Pada PT Astra Internasional Tbk-isuzu Bandar lampung: Rohimah, S.Kom & Ria Anggraini
  • Dosen : Sistem penjualan tunai dan kredit pada PT Intan Pariwara Cabang Lampung: Rohimah, S.Kom & Muhammad Sadli
  • Dosen : Analisa dan disain sistem administrasi pemesanan barang Konveksi terdistribusi pada CV Prisma Jaya: Rohimah, S.Kom & Siti Nur Aisha
  • Dosen : Rekayasa Perangkat Lunak Pengelolaan Pajak Penghasilan Pasal 21 pada Kantor Pelayanan Pajak Wilayah III Bandar Lampung: Rohimah, S.Kom
  • Download Modul Praktikum Sistem Operasi : Bagi Mahasiswa yang ingin mendownload Modul Praktikum Sistem Operasi silahkan memilih klik di bahan ajar, dan memilih link sesuai dengan materi yang ingin di download.

    Download Petunjuk Penulisan Tugas Akhir : untuk mendownload petunjuk penulisan tugas akhir praktikum sistem operasi silahkan pilih menu tab pada bagian info dan mengklik link Download: Petunjuk Penulisan Makalah Tugas Akhir Kuliah Praktikum Sistem Operasi

    Minggu, 03 April 2011

    Beasiswa ITB- Teknik Elektro Bidang Teknologi Media Digital&Game - DIKNAS – BPKLN

    Dibuka pendaftaran gelombang i 2011/2012 seleksi mahasiswa program magister teknik elektro bidang khusus teknologi media digital dan game– stei – itb dengan persyaratan sbb.


    • Latar Belakang Pendidikan Sarjana Teknik, Sarjana MIPA dan Sarjana Pendidikan Bidang Teknik dengan IPK>2,75
    • Fotokopi Ijasah Tingkat Sarjana yang telah dilegalisir.
    • Fotokopi Transkrip Akademik Tingkat Sarjana yang telah dilegalisir.
    • Memiliki Score English Language Profiency Test (ELPT) mininmal 80
    • Memiliki Score Potensi Akademik dari Oto Bappenas (TPA) 500
    • Surat Keterangan Sehat dari dokter.
    • Surat Ijin dan Rekomendasi atasan bagi calon yang diusulkan oleh instansi.


    Tempat Seleksi : Gedung Labtek VIII Lantai 2 – ITB, Jln. Ganesa No. 10 Bandung
    Tanggal : 22 dan 23 Juli 2011
    Waktu : Pkl 08.00 - selesai
    Biaya : Rp 675.000 dengan perincian sbb :

    Biaya pendaftaran Rp. 350.000
    Biaya Tes ELPT Rp. 75.000
    Biaya TPA RP. 250.000

    • Tanggal 22 Juli 2011 Pukul 08.00 - 11.00 - Tes Materi
    • Tanggal 22 Juli 2011 Pukul 13.00 - 16.00 - ELPT
    • Tanggal 23 Juli 2011 Pukul 08.00 - 13.00 - Tes TPA
    • Tanggal 23 Juli 2011 Pukul 13.00 - Selesai - Seleksi Wawancara


    Biaya Seleksi dibayar selambat-lambatnya tanggal 16 Juli 2011 via Bank BNI Rekening BNI Cabang PTB Bandung No. 0074112357 a.n. Adis Suwardi QQ Yati Suyati : Dengan bukti pembayaran di-fax ke 022-2534217

    Skema Beasiswa berasal dari kerjasama :

    1. DIKNAS – BPKLN
    2. SEAMOLEC

    Informasi lebih lanjut:

    Adis Suwardi (adis@lskk.ee.itb.ac.id)
    Yati Suyati (yati@lskk.ee.itb.ac.id)
    Aca Sutardi (aca@lskk.ee.itb.ac.id)
    Lab. Sistem Kendali dan Komputer
    Sekolah Teknik ELektro & Informatika
    Institut Teknologi Bandung
    Tel: +62-22-2500960
    Fax: +62-22-2534217

    [+/-] Selengkapnya...

    Sabtu, 19 Maret 2011

    Kuliah Internetworking : Metode Akses


    Materi Pokok

    - koneksi ke internet
    - Sarana untuk koneksi ke internet
    - Metode akses internet Perangkat Koneksi

    Kegiatan Belajar

    - Praktik Melakukan koneksi Internet (Dialup Connection, ISP Connection)
    - Sarana untuk koneksi ke internet
    - Layanan Online
    - Lembaga badan hukum
    - Internet Service Provider
    - Metode Akses
    - ISDN • DSL • Cable • Fiber optic • Power-line ADSL
    - WiFi, WiMAX, WiBro, HSPA Evdo, PPPoE, HSDPA, Broadband Connection, ISDN ADSL
    - Praktik Perangkat yang dibutuhkan (ADSL Modem, Router, dll)


    Buka Link Dibawah ini :

    http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi
    http://id.wikipedia.org/wiki/WiMAX
    http://id.wikipedia.org/wiki/WiBro
    http://id.wikipedia.org/wiki/EV-DO
    http://id.wikipedia.org/wiki/HSDPA
    http://id.wikipedia.org/wiki/High_Speed_Packet_Access

    Tugas Ada :

    1. Membuat Rangkuman Tentang Materi yang terkait dengan : WiFi, WiMAX, WiBRO, EV-DO, HSDPA, HSPA
    2. Tulis Materi / Atau Istilah Yang tidak anda mengerti

    3. posting di blog anda : kuliah Internetworking 3

    3. Jawab Pertanyaan dibawah ini

    perbedaan antara WiFi & WiMAX
    - cara kerja
    - jarak
    - frekuensi
    - kecepatan
    - keamanaan
    - layanan/tujuan pemakaian/aplikasi

    posting di blog anda : contoh : Perbedaan Antara Wifi & Wimax

    [+/-] Selengkapnya...

    Kamis, 17 Maret 2011

    Tugas Internetworking : Membuat Koneksi

    1. buatlah koneksi internet dengan menggunakan konektifitas provider sesuai dengan simcard yang anda gunakan

    2. cara koneksi didokumentasikan sesuai dengan hasil yang sudah di praktikan, dengan cara memposting ke masing-masing blog sesuai dengan konektivitas simcard yang dipakai...[ jangan plagiat.....!],

    3. akan diuji beberapa provider dengan cara membuat konektivitas, catatan [ bawa laptop bagi yang punya]



    Tugas B. koneksi internet

    1. jelaskan istilah berikut

    - isp, ISDN, dial up connection, brodband connection, DSL, PPoE, ADSL, ISDN, ATM

    2. Sarana untuk koneksi ke internet
    3. Jenis Hubungan / type konektifitas
    4. Perangkat yang dibutuhkan

    [+/-] Selengkapnya...

    Selasa, 08 Februari 2011

    SEMINAR & PELUNCURAN SEM ITB

    Acara seminar Shell Eco-Marathon yang diadakan di Gedung Aula Timur ITB dihadiri langsung oleh Rektor ITB Prof. Akhmaloka, PhD, dan dihadiri pula pembicara dari PT Shell indonesia yaitu Darwin Silalahi selaku President Director dan Country Chairman PT Shell Indonesia mengatakan “ITB selalu menempati posisi yang unik di Indonesia, khususnya di dalam perjalanan pengembangan teknologi. Peluncuran kendaraan ITB untuk SEM dengan sekaligus tiga tim, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk berkontribusi memberikan solusi teknologi terkait tantangan energi. Kami berharap, semangat partisipasi seperti ini dapat menciptakan standar baru partisipasi Indonesia di kompetisi internasional sekaligus menjawab tantangan energi masa depan."

    Acara yang mengangkat tema tentang keberhasilan mahsiswa ITB mencitpakan teknologi kendaraan dengan menggunakan energi ethanol ini resmi diluncurkan hari ini.
    Kini ITB mulai menuju teknologi hemat energi dengan diluncurkannya 3 kendaraan yang nantinya akan diikut sertakan dalam kompetisi shell Eco-marathon (SEM) Asia yang akan diadakan pada bulan juli 2010 dan bertempatkan di sirkuit sepang-Malaysia.
    Ada tiga tim yang akan mengikuti kompetisi tersebut diantaranya adalah tim HEABe-EXIA, tim Rajawali dan tim Cikal. Tiga tim tersebut akan bertanding sesuai dengan kategori masing-masing pada Kategori Futuristic Prototype ada dua tim yang akan bertanding yaitu tim HEAVe-EXIA dan tim Rajawali dan pada kategori Urban Concept di ikuti 1 tim yaitu tim CIKAL.
    3 Tim yang seluruhnya adalah mahasiswa ITB terdiri dari beberapa disiplin ilmu, diantaranya adalah Teknik Mesin, Aernotika dan Astronotika serta Teknik Material dari Fakultas teknik mesin dan Dirgantara (FTMD), Teknik Elektro dari Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI), dan Desain Produk serta Desain Interior dari Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD).

    Prof. Djoko Suharto, Guru Besar ITB, mengatakan, “Makna dan dampak kompetisi SEM yang diperoleh sangat banyak, mulai dari pengetahuan tentang teknologi canggih, dampak ke pendidikan sampai ke kehidupan masyarakat yang lebih luas. Dari aspek teknologi, penerapan teknologi bio, nano, info dan cogno diperlukan untuk pengurangan hambatan udara, penggunaan material dari serat alam, roda dan bantalan dengan koefisien hambatan kecil maupun untuk sistem pembakaran yang efisien. Dari aspek pendidikan, proyek kendaraan ini berguna membangun kerja sama (team work competency) multi disiplin serta membangun kompetensi spesialis (speciality), selain karakte

    r integritas diri dan budaya bekerja keras, cerdas, iklas dan tuntas. Masalah energi dan transportasi merupakan tanggung jawab sosial bersama antara industri, lembaga pendidikan/penelitian dan pemerintah untuk mengatasinya, dan SEM memberikan wadah yang baik untuk hal tersebut.” by: syaiful ahdan



    [+/-] Selengkapnya...

    ORIENTASI KAMPUS ITB I, Wilayah Barat

    Hari kami diberikan kesempatan untuk mengelilingi kampus ITB dan dipandu oleh bapak Budi Mulyadi, kalau kemarin kami biasa berjalan dan mengelilingi kampus ITB hanya sekedar melihat dan bertanya, untuk kali ini kami mendapatkan narasuber yang langsung menjelaskan mengenai gedung-gedung dan fasilitas-fasilitas yang terdapat di Institut teknologi Bandung .

    Tour Keliling Kampus ITB dimulai Pukul 07:30 diawalai dari zona Kuno beliau menjelaskan zona kuno adalah bangunan-bangunan ITB yang masih berdiri kokoh sampai saat ini sejak tahun 1920, beliau juga menjelaskan bahwa Kampus ITB

    adalah kampus tertua di indonesia dan kampus teknik pertama di indonesia dengan jurusan Teknik mesin. Dan dimulai tahun 2000 bahwa satuan kampus ITB terkecil adalah fakultas, beliau menjelaskan bahwa program studi adalah suatu unit yang tidak mempunyai sumber daya atau tidak mengelola pegawai & aset, jadi hanya melakukan perkuliahan saja sedangkan kegiatan administrasi dan manajemen semuanya diatur oleh fakultas termasuk anggaran biaya, dan sebaliknya jika dahulu program studi di ITB dapat mengelola sumber daya, administras & aset.

    1. GEDUNG AULA BARAT

    Di ITB terdapat gedung Aula Barat dan Aula Timur dengan topografi & Luas yang sama, beliau juga menjelaskan bahwa gedung ITB didesain dengan ketahanan yang cukup kuat, dan sampai saat ini belum pernah direnovasi, seluruh fasilitas di ITB hanya beleh digunakan oleh civitas akademik selain dari sivitas akademik tidak dapat menggunakan fasilitas ITB terkecuali jika ada jalinan kerjasama dan ada MOU (Memorandum of Understanding), misalnya kerjasama antar kebudayaan dan dinaungi oleh kantor WRKS, selain itu gedung Aula barat juga biasa digunakan untuk seminar dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan civitas academica dapat juga digunakan untuk pagelaran musi, tari-tarian atau pentas music band dengan aliran yang soft.
    Beliau juga menjelaskan bahwa pengelolaan Aula Timur ITB ini memiliki SOP tentang pemakaian Aula Timur, Isi SOP tersebut salah satunya adalah jika ada yang menggunakan gedung ini untuk kegiatan-kegiatan dan bersamaan dengan itu jika ada guru besar atau profesor ITB yang meninggal dunia maka diberi penghormatan terakhir untuk disemayamkan di Aula barat untuk diberikan penghormatan terhakhir meskipun hanya 2 jam , dan acara kegiatan tersebut harus di berhentikan sementara sepenting apapun acara itu, jika tidak memungkinkan beliau juga menjelaskan guru besar yang meninggal dunia juga dapat disemayamkan di Aula Timur

    Selain aula barat digunakan untuk kegiatan – kegiatan seminar juga sering digunakan untuk acara wisuda dan gedung Aula Barat adalah gedung yang dianggap sakral diantara gedung –gedung yang lain. Mengapa demikian, beliau menjelaskan bahwa Bung Karno (Presiden Soekarno) dahulu pernah kuliah & di wisuda di aula Barat, dan begitu juga pak Suharto dahulu ketika diangkat menjadi presiden juga dilaksanakan di aula Barat, sedangkan Aula Timur dahulunya digunakan sebagai gedung perpustakaan sebelum dibangun gedung perpustakaan yang baru, dahulu pada tahun 1987 gedung Aula barat pernah mengalami Renovasi , tetapi hanya mengganti Ubin nya saja karena dahulu Aula barat menggunakan Ubin dari Teraso.
    Untuk Perawatan Gedung terutama kayunya agar tidak dimakan rayap , bagian bawah dari kayu disuntik dengan menggunakan anti raya walaupun sebenarnya rayap tidak suka memakan kayu yang terdapat di aula barat dikarenakan kayu yang dipergunakan adalah jenis kayu ulin dari kalimantan. Terkakhir kali kayu bangunan Aula barat disuntik Anti rayap pada tahun 1990 yang di prakarsai oleh bapak tutung dari IPB (Institut Pertanian Bogor), ketika beliau melakukan penelitian untuk Desertasi tentang Rayap, dan ternyata dilingkungan ITB komunitas rayap dianggap paling tinggi. by: syaiful ahdan


    [+/-] Selengkapnya...

    TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DOSEN

    Dosen adalah salah satu bagian terpenting dalam unsur pendidikan Tinggi, kualitas mahasiswa pun juga dapat ditentukan dari seberapa kualitas dosen pengajar tersebut. Untuk menjadi dosen profesional yang diharapkan sesuai dengan tugas dan tanggun jawab dari dosen tersebut tidaklah mudah, ada beberapa hal yang menyangkut tugas dan tanggung jawab dari dosen seperti yang di deskripsikan pada tri dharma perguruan tinggi.


    1 Menjadi Dosen Pengajar Mata Kuliah

    Dosen memiliki tugas wajib yaitu melaksanakan tugas dengan mentrasformasikan ilmunya kepada mahasiswa sesuai dengan harapan dan tujuan dari proses pengajaran tersebut, tetapi tugas dari seorang dosen tidak saja hanya melakukan pengajaran, ada banyak hal seperti melakukan penelitian dan melakukan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan disiplin ilmu yang di milikinya.

    2 Mengembangkan Kemampuan

    a. Kurikulum (penyusunan Silabus, SAP, GBPP, dll.)
    b. Diklat teori dik-jar (pedagogi/andragogi, didaktik, Student-Centered Learning, multimedia, internet, dll.)
    c. Sistem evaluasi pembelajaran
    - Melakukan atau mengajarkan bagaimana melakasnakan pembelajaran yang baik, melakukan pembimbingan terhadap mahasiswa agar mahasiswa tidak bersikap menjadi krimanalitas dalam pendidikan (menyadur, mencontek, menjiplak dll)
    - Membuat bahan ajar dengan baik, menyajikan dalam bentuk multimedia presentasi yang menarik
    - Mengajarkan mahasiswa scara praktis dengan pembelajaran yang bersifat praktikum

    d. Sistem pembelajaran lain (seminar, diskusi, dll.)
    e. Penulisan bahan ajar dan praktikum
    f. Dll.

    3 KESIMPULAN

    • Penjelasan tentang Pembelajaran Untuk Kompetensi Abad XXI (Globalisasi)
    • Workshop berbagai keterampilan dosen dalam metodologi dan taktik pembelajaran orang dewasa (andragogi)
    – Student-centered learning
    – Pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran
    • Internet
    • Multimedia
    • Berbagai Teknik pengukuran keberhasilan mahasiswa dalam pembelajaran
    • Kelengkapan materi ajar
    – SAP, GBPP, Buku Ajar, dll.

    by Syaiful Ahdan, S.Kom


    [+/-] Selengkapnya...

    PENGENALAN LINGKUNGAN KAMPUS


    Hari ini adalah hari ke 3 (tiga), dalam Pelaksanaan Magang Dosen di Institute Teknologi Bandung , Belum banyak yang dapat saya ketahui tentang kampus ITB, Melakukan Obeservasi Lingkungan Kampus Sebenarnya Sangat Menyenangkan tetapi dikarenakan Kampus ITB Memiliki area yang cukup luas, Obeserbasi tidak dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari, ada banyak hal yang musti diamati dan dipelajari.

    Ada banyak hal yang dapat dipelajari ketika saya melakukan obeservasi di lingkungan kampus ITB mulai dari Mahasiswa, Dosen, Fasilitas, Kegiatan dan sampai dengan hal-hal yang paling kecil, kami yang tergabung di Dosen Magang ITB angkatan 2010 terdiri dari 15 orang yang berasal dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Kami Sangat bangga dan menurut saya merupakan sebuah anugerah ketika saya diberikan kesempatan & Kepercayaan oleh DIKTI dan Perguruan Tinggi dimana tempat kami bertugas untuk mengenal lebih dekat tentang bagaimana keadaan ITB yang selama ini selalu menjadi impian calon mahasiswa untuk belajar di kampus tersebut.

    1. RUANG DOSEN MAGANG (9113)
    Kampus ITB adalah salah satu kampus tertua di Indonesia yang berdiri sebelum bangsa Indonesia ini merdeka, ITB didirikan pada tanggal 2 Maret 1959 pada tahun itu kampus ITB adalah satu-satunya kampus atau sekolah tinggi teknik pertama di indonesia. Sejarah ITB didirikan pada awal abad ke duapuluh dengan nama De Techniche Hoogeschool te Bandung berdiri pada tanggal 3 Juli 1920 dengan satu fakultas yaitu Teknik dengan jurusan Teknik mesin
    Banyak sekali yang dapat dipelajari di Kampus tersebut, dan untuk mendalami informasi yang berkaitan dengan ITB membutuhkan waktu yang tidak singkat sehingga saya hanya mampu mengamati dan mempelajari mulai dari gedung-gedung yang terdapat di ITB, dengan mengamati dan berjalan kesana kemari kami dapat mengenal sedikit demi sediki bagaimanakah ITB itu.


    Dosen magang memiliki tempat yang terletak di gedung GKU-Barat lantai 2 yang diberi nama Ruangan 9113. Ruangan tersebut adalah inisial dari gedung dan urutan ruangan, tepat dibawah ruangan tersebut adalah kantin mahasiswa yang banyak dikunjungi oleh mahasiswa & dosen karena murah dan higienis lumayan murah dan higienis.


    2. Masjid Salman ITB

    masjid Salman ITB adalah salah satu bangunan di ITB yang pertama sering kami kunjungi karena selain kami harus sholat kami juga harus makan, di depan masjid salman ITB bersebrangan dengan Kantin yang selalu Ramai. Karena menyediakan banyak makanan yang berfariasi. Mulai dari dosen, satpam dan mahsiswa banyak sekali yang makan di kantin tersebut. Kalau dibandingkan dengan kantin lainnya kantin tersebut termasuk kantin yang menu makananya paling lengkap dan harganya lumayan terjangkau.

    3. LABTEK 6

    Gedung LABTEK 6 atau gedung T.P RACHMAT tidak jauh letaknya dari ruangan 9113, dan di gedung LABTEK 6 lantai dasar adalah Ruangan Bpk Dr. Ir. Bambang Sunendar M.Eng bekerja, jadi karena beliau merupakan pembimbing kami maka kami harus tau, bahkan beliau sendiri yang bilang ketika pembukaan magang “Tolong Cari saya di gedung LABTEK 6 nanti siang setelah istirahat jam 14:00, akhirnya kami tetap tidak menemukan dimana gedung itu, padahal lokasi gedungnya bersebrangan dengan ruangan 9113

    4. PERPUSTAKAAN ITB

    ITB memiliki perpustakaan yang gedungnya sangat megah, letaknya di poros tengah, dekat pintu gerbang bagian belakang. Sayangnya kami belum sempat mengunjungi perpustakaan tersebut dengan alasan jadwal yang sangat padat

    selain beberapa gedung diatas yang sudah kami ketahui ada beberapa gedung lagi yang sudah kami lewati dan kami tau seperti : Gedung Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Sipil, Balai Bahasa, Gedung STEI (Sekolah Tinggi Elektronika & Informatika), Pintu Gerbang Depan, Pintu Gerbang belakang, dan masih banyak lagi. Selain mengamati dan mengunjungi beberapa gedung tempat belajar, kami juga mengamati Mahasiswa dari mulai kegiatan belajar, ekstrakulikuler, Unit Kegiatan Mahasiswa, ternyata Mahasiswa di ITB benar-benar kreatif dan produktif.
    Beberapa hari ini tidak banyak kegiatan yang bersifat formal untuk kami ikuti oleh karena itu waktu yang luang kami manfaatkan untuk berjalan-jalan mengamati lingkungan di sekitar ITB, yang kita anggap saja studi banding guna melihat hal-hal positif apa saja yang bisa diterapkan di kampus kami, by: Syaiful Ahdan


    [+/-] Selengkapnya...

    Rabu, 16 Juni 2010

    Portofolia Perkuliahan

    Portofolio perkuliahan dibuat oleh masing-masing dosen sesuai dengan matakuliah yang diampunya, portofolio perkuliahan ditulis untuk dapat digunakan sebagai tolak ukur dalam penilaian mata kuliah dari masing-masing dosen sesuai dengan matakuliah yang diajarkan. Dalam penulisan portofolio biasanya dosen menulisnya dengan cara yang cukup ringkas dan mudah dipahami.

    Beliau menjelaskan bahwa Pada prinsipnya penulisan portofolio ditulis dalam prinsip keterbukan sesuai dengan pelaksanaan matakuliah yang benar-benar dilaksankan dan tidak dibuat-buat atau di karang, objektif dan semaksimal mungkin menerapkan metode diskusi multi arah, tidak saja dua arah hanya terbatas dosen dan mahasiswa, tetapi antar mahasiswa juga diharapkan berlangsung secara interaktif selama perkuliahan berlangsung. Pada dasarnya, mahasiswa yang terlibat secara aktif selama perkuliahan mendapat nilai maksimal.



    ISI PORTOFOLIO PERKULIAHAN

    1. Metode Perkuliahan
    2. Metode Evaluasi
    3. Sistem Penilaian
    4. Pembelajaran
    5. Refleksi Pelaksanaan Perkuliahan
    6. Rencana Tindak Lanjut
    7. Pelaksanaan Perkuliahan
    8. Lampiran
    a. Nilai akhir
    b. Soal UTS
    c. Soal UAS
    d. Tugas
    e. Hasil Ujian Terbaik UTS
    f. Hasil Penilaian Tugas Mahasiswa
    g. Hasil Penilaian UAS
    - Terendah
    - Terendah Kedua
    - Menengah
    - Nilai Terbaik

    DESKRIPSI PORTOFOLIO PERKULIAHAN

    1. Metode Perkuliahan

    Menjelaskan bagaimana teknik dari perkuliahan yang dilaksanakan seperti menjelaskan beberapa hal penting yang berkaitan dengan metode pembelajaran yang diterapkan dalam perkulianan seperti : materi ajar yang digunakan, penyampaian dalam perkulahan, bahasa apa yang digunakan, prinsip perkuliahan apakah menerapkan multiarah, interaktif dan berdiskusi dan bagaimana teknik-teknik yang dilakukan untuk membuat suasana kelas agar lebih hidup

    2. Metode Evaluasi
    Menjelaskan bagaimana teknik-teknik yang digunakan untuk mengevaluasi perkuliahan yang dilaksankan berupa teknik pertanyaan, teknik pelaksanaan dalam pemberian tugas kepada mahasiswa, teknik penilaian dalam pelaksanaan ujian seperti kuis, UTS, UAS dan penilaian lain jika memang memilki tekni-teknik yang baru

    3. Sistem Penilaian
    Menjelaskan secara rinci bagaimana system penilaian pada matakuliah yang sedang diajarkan kepada mahasiswa sehingga mahasiswa dapat mengerti dengan jelas bagaimana seistem penilaian pada matakuliah yang sedang mereka ambil

    4. Pembelajaran
    Menjelaskan tentang rekapitulasi pengisian kuisioner pelaksanaan perkuliahan seperti :
    - Cara berkomunikasi
    - Penguasaan materi
    - Penggunaan waktu kuliah
    - Kehadiran
    - Persiapan kuliah
    - Sikap responsive dan diskusi
    - Penjelasan tujuan perkuliahan
    - Kesesuaian materi dan isi dari perkuliahan
    - Perolehan nilai yang diperoleh dari evaluasi
    - Penguasaan materi oleh mahasiswa
    - Tingkat kehadiran mahasiswa

    pada prinsipnya dalam membuat portofolio dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang diinginkan pada masing-masing kebijakan perguruan tinggi, jadi point-point diatas tidak mengikat, dapat juga dihilangkan dalam point diatas yang bersifat tidak belum jelas atau dapat ditambah sesuai dengan kebijakan dari masing-masing perguruan tinggi

    Oleh : Dr. Ir. Edy Agus Basuki, M.Eng, Rabu , 02/06/2010, 08:00 – 12:00, R. 9113 ITB

    [+/-] Selengkapnya...

    Sertifikasi Dosen

    Dosen adalah salah satu komponen esensial dalam suatu sistem pendidikan di perguruan tinggi. Peran, tugas, dan tanggungjawab dosen sangat penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan kualitas manusia Indonesia, meliputi kualitas iman/takwa, akhlak mulia, dan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta mewujudkan masyarakat Indonesia yang maju, adil, makmur, dan beradab. Untuk melaksanakan fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat strategis tersebut, diperlukan dosen yang profesional.


    Sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dosen dinyatakan sebagai pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Bab 1 Pasal 1 ayat 2). Sementara itu, profesional dinyatakan sebagai pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.

    Kualifikasi akademik dosen dan berbagai aspek unjuk kerja sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Menkowasbangpan Nomor 38 Tahun 1999, merupakan salah satu elemen penentu kewenangan dosen mengajar di suatu jenjang pendidikan. Di samping itu, penguasaan kompetensi dosen juga merupakan persyaratan penentu kewenangan mengajar. Kompetensi tenaga pendidik, khususnya dosen, diartikan sebagai seperangkat pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dikuasai dan diwujudkan oleh dosen dalam melaksanakan tugas profesionalnya. Kompetensi tersebut meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional. Deskripsi kompetensi minimal yang harus dimiliki seorang dosen disajikan pada Lampiran N.1.
    Kompetensi dosen menentukan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi sebagaimana yang ditunjukkan dalam kegiatan profesional dosen. Dosen yang kompeten untuk melaksanakan tugasnya secara profesional adalah dosen yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial yang diperlukan dalam praktek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa, teman sejawat dan atasan dapat menilai tingkat menguasaan kompetensi dosen. Oleh karena penilaian ini di dasarkan atas persepsi selama berinteraksi antara dosen dengan para penilai maka penilaian ini disebut penilaian persepsional.

    Kualifikasi akademik dan unjuk kerja, tingkat penguasaan kompetensi sebagaimana yang dinilai orang lain dan diri sendiri, dan pernyataan kontribusi dari diri sendiri, secara berasama-sama, akan menentukan profesionalisme dosen. Profesionalisme seorang dosen dan kewenangan mengajarnya dinyatakan melalui pemberian sertifikat pendidik. Sebagai penghargaan atas profesionalisme dosen, pemerintah menyediakan berbagai tunjangan serta maslahat yang terkait dengan profesionalisme seorang dosen.



    2.6.1 DIALOG TENTANG SERTIFIKASI DOSEN

    Pada tanggal 25 Mei 2010 kami mengadakan dialog bersama pembimbing magang Bapak Dr.Ir Edy Basuki, M.Eng tentang pedoman sertifikasi dosen yang mana saat ini dosen untuk diakui sebagai pendidik hendaknya memilki sertifikasi yang berfungsi sebagai tolak ukur penilaian, beliau juga menjelaskan tentang bagai mana proses sertifikasi berlangsung yakni aksesor menguji dosen berdasarkan beberapa aspek, pada umumnya berdasarkan pengalaman yang telah beliau alami ketika beliau di uji oleh seorang asesor adalah
    -Masing masing dosen akan di asses oleh assessor yang memiliki sertifikat sesuai dengan bidangnya, artinya assessor yang akan menguji kita akan disesuaikan dengan bidang yang kita miliki.
    -Dalam institusi harus memiliki assessor yang tidak harus bersertifikasi assessor tersebu antara lain adalah
    - 5 orang mahasiswa
    -3 orang teman sejawat (dosen
    -1 orang atasan langsung yaitu Kepala program studi atau Dekan
    -1 orang dosen yang ditunjuk oleh atasan langsung yang dipercaya untuk menguji yang sedang di assess
    -Dari luar perguruan tinggi berasal akan ditunuk 1 orang assessor yang memiliki sertifikan nasional sesuai dengan bidangnya.

    Beliau juga menjelaskan bahwa dari beberapa assessor yang akan menguji seorang dosen yang akan bersertifikasi, yang sangat menentukan adalah assessor yang berasal dari luar, penilaian dalam suatu sertifikasi intinya adalah penjabaran tentang deskripsi diri seperti yang tertuang pada instrument sertifikasi dosen antara lain adalah

    1.Memberikan deskripsi diri : deskripsikan diri kita berdasarkan kejujuran, jika jujur deskripsikan kejujuran anda, jika kita memilki sifat disiplin deksripsikan kedisiplinan kita sesuai dengan apa yang telah kita lakukan

    2.Pengembangan Keilmuan dan keahlian : dosen mendeskripsikan tentang keilmuan dan keahlian yang dimilikinya seperti menyiapkan buku ajar,sebutkan buku ajar yang pernah dibuat, atau jika telah membuat dan belum pernah dipublikasikan atau akan dipublikasikan boleh juga di deskripsikan. Bahan ajar jika pernah membuat bahan ajar, serta jurnal jika memang kita pernah mempublikasikan jurnal dan hak paten jika kita pernah membuat suatu produk dan telah dipatenkan

    3.Konesistensi Keilmuan dan Target Kerja : mendeskripsikan bidan keilmuan yang selalu ditekuni, usahakan bidang ilmu yang tetap konsisten sesuai dengan bidang yang diambil, jika kita melakukan penelitian yang melibatkan bidang keilmuan lain, setidaknya kita tetap meneliti bagian yang menjadi keahlian kita.

    4.Pernyataan Dosen : pernyataan dosen berisikan tentang deskripsi dan evaluasi tentang pendidikan dan metode pembelajaran yang pernah dilakukan, bisa berupa usulan yang menarik . point pentingnya adalah tentang pengembangan kualitas pembelajaran yang harus lebih menarik agar assessor lebih tertarik

    5.Pengabdian Kepada Masyarakat : mendeskripsikan tentang pengabidakan kepada masyarakan yang pernah kita lakukan misalnya berupa kerjasama dengan perusahaan dalam melakukan sebuah penelitian yang akan kita lakukan. Mendeskripsikan tentang peran serta kita sebagai dosen dengan hubungannya dengan masyarakat, jika kita pernah melakukan kegiatan yang melibatkan masyarakat.









    2.6.2 INSTRUMEN SERTIFIKASI DOSEN

    Ada beberapa point penting yang harus dideskripsikan menyangkut tentang sertifikasi dosen . point-point tersebut dikemasi menjadi sebuah instrumen seperti dibawah ini
    a. Pengembangan Kualitas Pembelajaran (usaha dan dampak perubahan)
    b. Pengembangan Keilmuan/Keahlian Pokok (produktivitas dan makna karya ilmiah)
    c. Peningkatan Kualitas Manajemen/Pengelolaan Institusi (perubahan pengelolaan, implementasi kebijakan, dan dukungan institusi)
    d. Peningkatan Kualitas Kegiatan Mahasiswa (perubahan pengelolaan, implementasi kebijakan, dan dukungan institusi)
    e. Peningkatan Pengabdian kepada Masyarakat (kegiatan dan implementasi perubahan, serta dukungan masyarakat)
    f. Karakter pribadi dalam berbagai situasi dan kondisi (kendali diri, kesabaran, ekspresi perasaan, rasionalitas)
    g. Etos kerja (semangat, target kerja, disiplin, ketangguhan)
    h. Integritas Diri (kejujuran, keteguhan pada prinsip, konsistensi, tanggung jawab dan keteladanan)
    I. Keterbukaan terhadap kritik, saran, dan pendapat orang lain (penyikapan, penerimaan)
    J. Peran sosial (kemampuan kerja sama, kemampuan komunikasi)
    K. Orisinalitas (kreativitas dan inovasi)

    Oleh : Dr. Ir. Edy Agus Basuki, M.Eng, 25/05/2010, 08:00 – 12:00

    [+/-] Selengkapnya...

    Sabtu, 05 Juni 2010

    TENTANG PENDIDIKAN DAN PERTARUHAN MORAL BANGSA

    Seminar Pendidikan yang mengangkat tema tentang “Pendidikan dan Pertaruhan Moral Bangsa” di adakan di Aula Barat ITB dimulai pukul 9:00 dan diikuti banyak peserta yang didominasi pesertanya dari kalangan Guru, Dosen dan Mahasiswa, seminar ini terbagi menjadi dua sesi dengan tiga pembicara untuk sesi pertama dan 2 pembicara untuk sesi ke dua, sangat bermanfaat sekali untuk menambah wawasan tentang pendidikan di Indonesia Khususnya tentang kemajuan pendidikan serta pengetahuan tentang bagaimana menjadi seorang pendidik yang sudah semestinya menjadi panutan bagi murid atau mahasiswa dimana kewajiban seorang pendidikan tidak saja bertugas mengajar dan mentransfer ilmu pengetahuan tetapi juga mendidik peserta didik agar menjadi manusia yang memiliki mental yang bermartabat.


    INTEGRASI PENDIDIKAN ORANG TUA DI RUMAH DAN DISEKOLAH
    Tugas mendidik seorang murid tidak saja semata-mata dibebankan oleh seorang pendidik tetapi juga dapat dipengaruhi oleh 2 unsur Rumah tangga dan Guru agar pendidikan yang diperoleh oleh peserta didik tidak saja berupa ilmu yang bersifat pengetahuan tetapi peserta didik juga dapat mempelajari ilmu-ilmu yang bersifat sosial, moral dan sopan santun supaya peserta didik juga dapat memiliki kecerdasan secara emosional. Ada beberapa faktor yang menjadi tugas dan tanggung jawab bagi pendidikan yang dapat di laksanakan baik kepada seorang guru ataupun orang tua, faktor –faktor tersebut antara lain seperti yang dijlaskan oleh pembicara seminar yaitu Bapak Mutammimul ‘Ula adalah :

    Aspek 1 : Pendidikan Iman
    Mengikat anak dengan dasar-dasar Iman, rukun Islam dan dasar-dasar syari’ah, sejak anak mulai mengerti dan memahami sesuatu serta Menumbuhkan anak atas dasar pemahaman dan dasar-dasar pendidikan Iman dan ajaran Islam sejak masa pertumbuhannya.
    Aspek 2 : Pendidikan Ahlaq
    Pendidikan mengenai dasar-dasar akhlaq dan keutamaan perangai serta tabiat yang harus dimiliki dan dijadikan kebiasaan oleh anak sejak masa analisa hingga ia menjadi seorang mukallaf , pemuda yang mengarungi lautan kehidupan.
    Aspek 3 : Pendidikan Fisik
    Pendidikan ini bertujuan agar anak-anak tumbuh dewasa dengan kondisi fisik yang kuat dan selamat, sehat, bergairah dan bersemangat

    Aspek 4 : Pendidikan Intelektual
    Pembentukan & pembinaan berpikir anak dengan segala sesuatu yang bermanfaat, ilmu pengetahuan hukum, peradaban ilmiah dan modernisme serta kesadaran berpikir dan berbudaya. Dengan demikian, ilmu rasio dan peradaban anak benarbenar terbina

    Aspek 5 : Pendidikan Psikis
    Mendidik anak supaya bersikap berani, berterus terang, merasa sempurna, suka berbuat baik terhadap orang lain, menahan diri ketika marah dan senang kepada seluruh bentuk keutaman psiksi dan moral secara keseluruhan”
    Aspek 6 : Pendidikan Sosial
    Pendidikan anak sejak kecil agar terbiasa menjalankan adab sosial yang baik dan dasar-dasar psikis yang mulia dan bersumber pada akidah Islam yang abadi dan perasaan keimanan yang mendalam, agar di dalam masyarakat nanti ia bisa tampil dengan pergaulan dan adab yang baik, keseimbangan akal yang matang dan tindakan bijaksana.
    Aspek 6 : Pendidikan Seksual
    Upaya pengajaran, penyadaran dan penerangan tentang masalah-masalah seksual yang diberikan kepada anak, sejak ia mengerti masalah-masalah yang berkenaan dengan seks, naluri dan perkawinan
    KESIMPULAN
    Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa pendidikan tidak saja diserahkan oleh guru yang ada dilingikungan pendidikan, tetapi peran serta orang tua dalam mendidik seorang anak juga memilki pengaruh yang cukup besar dalam kemajuan pendidikan khususnya untuk kecerdasan yang bersifat emosional.

    STRATEGI PEMBANGUNAN AKHLAK (KARAKTER) MAHASISWA
    Bapak Prof.Akhmaloka, PhD selaku Rektor ITB juga memberikan penjelasan tentang strategi pembangunan Akhlak Karakter Mahasiswa yang diantaranya adalah bagaimana menjadi mahasiswa yang berahlak mulia dan beberapa pondasi utama tentang pembangunan karakter, ada beberapa tiga pondasi utama dalam pembangunan karakter yang dapat dilihat seperti gambar dibawah ini.

    Sofstkill
    • Kemampuan Komunikasi
    • Kejujuran/Integritas
    • Kemampuan Bekerja Sama
    • Kemampuan Interpersonal
    • Kemampuan Beradaptasi
    • Kemampuan Berorganisasi
    • Kepemimpinan
    • Kreatif
    • Kemampuan Berwirausaha
    STRATEGI IMPLEMENTASI SOFT SKILL DI ITB
    1. Melalui Kurikulum
    a. Menumbuhkan kemampuan komunikasi:
    b. Menumbuhkan kejujuran/integritas:
    c. Menumbuhkan sikap kerjasama
    d. Menumbuhkan kemampuan hubungan interpersonal
    e. Menumbuhkan kemampuan beradaptasi
    f. Menumbuhkan kemampuan berorganisasi
    g. Menumbuhkan kepemimpinan
    h. Menumbuhkan kreatifitas dan kewirausahaan


    2. Melalui Ekstrakulikuler
    Para mahasiswa berpartisipasi dalam organisasi kemahasiswaan: KM, Himpunan, dll serta menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan publik: pameran, seminar, dll

    [+/-] Selengkapnya...

    Artikel Terbaru

    Grab this Widget ~ Blogger Accessories